Kamis, 17 Januari 2013

Amphibi-Musafir Yang Kehausan

Setiap manusia haus akan pengetahuan tentang Tuhannya. Akal budi dan nafsu keinginan selalu tak selaras,dan keinginan yang menggebu justru hal paling mengerikan yang acap terlintas di pikiran yang tersesat jauh.. Hati nurani dituntut agar selalu bersih..''memang berat''..tapi memang itu Tamengnya. Karena biasanya mata bathin lebih tajam dari indra penglihatan'..''Iman adalah kebutuhan,bukan tuntutan''. Pikiran yang tajam tapi iman kosong memungkinkan kita berbicara realistis tapi tidak bermakna dan efek yang di timbulkannya sedikit bermanfaat tapi kebanyakan menghancurkan,dan semuanya seperti asap rokok yang di tiupkan ''Hilang'' dalam cara yang Membingungkan'..kemudian kembali sadar setelah semuannya hancur,lalu kembali bangkit untuk mencari-NYA..''Aneh''..

Pengetahuan abstrak,Penalaran formal,maupun logika yang halus sekalipun tidak akan bisa,semuanya tetap harus di isi dengan Iman. Cendekiawan,ilmuwan,filsuf..semuanya bersengketa,dan akhirnya berbicara menyimpang serta Absurb. Sehingga jiwa-jiwa menjadi kosong seperti bangsal-bangsal tak bertuan..

Seakan mengetahui apapun..dan mengungkapkan tentang dunia lain..Pembodohan dari awal dari hal-hal yang harusnya telah dipahami ''Jadi membingungkan''. Memang terkadang mereka memiliki bukti,walaupun dengan dugaan-dugaan atau ''Logika yg terkadang menjadi Dogma'' serta hipotesis hipotesis yang lemah. Seluruh bangsa manusia dijerat dan dipaksa untuk berfikir abstrak yang sudah pasti akan membingungkan, ''tak'an bermakna''..

Ini adalah kebenaran,Setiap Warna,bentuk dan Suara adalah Pesan dari-NYA..Penundukan eksistensi manusia adalah bagian dari kebijaksanaan-NYA..Semua Keberadaan itu berasal dari Pancaran CahayaNYA..SIAPA yang memulai segala sesuatu ?! ''Hanya Iman yang bisa menangkap Ini''..

Merasa belum bisa dan belum juga puas mencapai-NYA Meski dalam keterbatasan pengetahuan dan buta kepadaNYA Sebenarnya tak ada yg perlu Diperdebatkan..Mata-NYA bisa mencapai Bathin dan masuk ke Relung hati yg paling dalam..Hadirat-NYA ada di mana-mana..''ini berbicara tentang kebenaran yg hakiki''..Orang yg yang sudah punya Keterkaitan begitu dekat dengan-Nya dan menghambakan diri atas dasar cinta yg benar-benar tulus serta Memasrahkan Keduniawian untuk pencapaian suatu Penyatuan Ke Imannan maka dia akan Ber Inkarnasi secara perlahan untuk mencapai Kemanunggalan yg Hakiki..''dan di situlah wujud Kedamaian MUTLAK''


Denz Morrison

1 komentar:

  1. ya memang begitulah..100% persis apa yg di katakan Carl Sagan ;)

    BalasHapus